BEKASI – Orion dan Pekan Ilmiah sukses diselenggarakan oleh ekstrakurikuler KISMA pada 1 Februari 2025 dan 3-26 Februari 2025. Event yang bertemakan “Membangun Masa Depan dengan Teknologi dan Kreativitas” ini merupakan kolaborasi antara Orion dan Pekan Ilmiah, acara tahunan ektrakurikuler kelompok ilmiah SMAN 1 Bekasi.



Orion merupakan webinar inspiratif LKTI dan motivasi untuk SMP/Sederajat dan SLTA/Sederajat se-Jabodetabek. Orion berlangsung secara online pada Sabtu, 3 Februari 2025. Acara yang diisi dua narasumber ini berisikan tips and tricks merangkai LKTI yang inovatif sekaligus membangkitkan semangat dan motivasi peserta.
Pekan Ilmiah adalah kompetisi karya tulis ilmiah internal di SMAN 1 Bekasi. Peserta merupakan siswa/I kelas X dan XI SMAN 1 Bekasi yang berisikan tiga orang setiap kelompok. Pekan Ilmiah dibuka pada 3 Februari 2025 dan ditutup dengan pengumuman para pemenang pada 26 Februari 2025. Acara ini dimenangkan oleh tiga tim sebagai berikut.
- Juara 1 oleh kelas X2 dengan judul “Inovasi Permen Jelly Sayur dan Kacang dari Daun Bayam, Daun Kelor, dan Kacang Merah Sebagai Alternatif Makanan Bergizi dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis”
- Juara 2 oleh kelas X11 dengan judul “Dampak Tekanan Akademik terhadap Kesehatan Mental Siswa di Indonesia”
- Juara 3 oleh kelas XI A2 1 dengan judul “Eksistensi Bahasa Gaul TikTok: Tantangan dalam Pembelajaran Sastra bagi Siswa Kelas XI di SMAN 1 Bekasi”
Setelah semua peserta mengumpulkan makalah di waktu yang sudah ditentukan, peserta diseleksi sampai didapatkan lima kelompok terbaik untuk melakukan presentasi terkait karya tulisnya. Presentasi ini dilakukan pada 25 Februari 2025 setelah pulang sekolah. Pertanyaan dan saran disampaikan oleh para juri untuk penilaian sekaligus kritik membangun untuk menghasilkan karya tulis yang lebih baik kedepannya. Walaupun pesentasi lima makalah terbaik berlangsung dengan tampak menegangkan, namun kegiatan ini berlangsung dengan lancar.
“Sebelumnya kesan yang aku dapat itu pastinya seru banget! Apalagi ini first time aku buat ikut lomba KTI dengan saingan yang hebat-hebat. Aku dan timku ngga nyangka juga kalau ide kita banyak yang suka. Rasanya kerja keras kita selama beberapa minggu itu terbayar banget dengan antusiasme juri dan peserta yang lain. Apalagi saat mempersiapakan presentasi yang waktunya cuman H-1. Pesan aku semoga pekan ilmiah tahun depan bisa lebih baik, terencana, dan juga bisa seseru ini ya! Aku dan tim ku sangat berterima kasih atas kesempatan untuk mengikuti lomba ini.” Ujar Khaira, salah satu pemenang lomba Pekan Ilmiah.
Khaira juga mengaku bahwa Ia dan kelompoknya berusaha menulis karya tulis ilmiahnya dengan banyak melakukan studi pustaka.
“Persiapan kami itu lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca sumber sumber seperti makalah penelitian sebelumnya, e-book mengenai pokok materi, paper, dan banyak lagi. Lalu kami rangkum menggunakan bahasa kami sebelum dimasukkan ke KTI. Awalnya kami kira persiapan kami belum matang melihat tim yang lain. Aku dan timku bersyukur usaha dan semua begadang kita terbayarkan.”
-Salma Alifah Nugroho-