Selamat Datang di Website SMA Negeri 1 Kota Bekasi

Peringatan Maulid Nabi: Mari Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kamis, 21 Oktober 2021 - 02:49 BAGIKAN:
peringatan-maulid-nabi-mari-meneladani-akhlak-rasulullah-dalam-kehidupan-sehari-hari

SMA Negeri 1 Bekasi mengadakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah pada Senin, 18 Oktober 2021, pukul 07.00-07.45 WIB secara daring.  Meskipun dilakukan secara daring, tetapi kegiatan ini berlangsung dengan khidmat. Pembicara dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi adalah Drs. Mansyur, M.Pd.I., dan Zulfa Arsyad dari Kelas XI MIPA 7 sebagai perwaranya. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Bekasi Ibu Dr. Hj. Ekowati, S.Pd, M.Pd., setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Alif Higasu dari Kelas XI MIPA 8, acara inti ceramah, doa bersama, dan penutupan.

Berkaitan dengan tema yang diambil pada kegiatan ini adalah meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, Bapak Drs. Mansyur, M.Pd.I., pertama-tama, beliau menyampaikan bahwa Maulid berasal dari kata walada yalidu maulidan yang artinya peringatan kelahiran. Sedangkan maulud artinya orang yang dilahirkan. Hukum memperingati Maulid ada beberapa pendapat. Pendapat pertama adalah boleh, tentunya selama Maulid Nabi diisi dengan hal-hal baik seperti mengadakan pengajian. Pendapat kedua, ada yang mengatakan tidak boleh karena diartikan bid’ah, tidak ada zaman dahulu peringatan Maulid Nabi yang dilakukan oleh para sahabat Rasulullah. 

Menilik tema yang diangkat hari ini, Bapak Drs. Mansyur, M.Pd.I., menyampaikan bahwa di dalam Al-Quran disebutkan apa yang ada di dalam diri Rasulullah adalah contoh yang sangat baik. Dalam sebuah hadis dikisahkan Rasulullah di mata sahabatnya adalah sosok yang tidak pernah kasar, tidak pernah berujar kotor atau kasar, sifatnya lembut, dan pemaaf. Begitu juga dalam surah Al-Imran Ayat 59, dijelaskan jika Rasul pemaaf, suka bersenda gurau, dan suka memberi suatu yang baik, itu adalah sifat-sifat Rasulullah. Oleh karena itu, Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak, menurut Hadis Bukhari Muslim.  

Bagaimana cara kita meneladani Rasul? ada beberapa yang dapat kita lakukan. Pertama, kita disunahkan untuk selalu membaca selawat nabi terutama ketika salat lima waktu. Selawat yang dilakukan dalam keadaan suci atau pun tidak, semua berpahala. Di dalam hadis lain dijelaskan bahwa “siapa saja yang membaca selawat sebanyak satu kali saja, Allah akan balas bacaan selawat itu dengan sepuluh kebaikan”. Oleh karena itu, kita sebagai muslim harus memperbanyak salawat sesuai ajaran Rasullulah. 

 

Rasulullah juga mengajarkan sebagai seorang muslim harus melaksanakan sunah-sunah dalam kehidupan kita. mari hidupkan sunah-sunah beliau dari bangun tidur sampai tidur lagi, dalam berbagai urusan, dalam mengurus keluarga sampai mengurus negara. Marilah kita lakukan sunah-sunah lainnya, salah satu yang biasa dilakukan seperti salat malam, salat Tahajud pada sepertiga malam. Kemudian, lakukanlah Salat Dhuha, Rasulullah menyarankan hal ini sesuai dengan hadis Targhib wa tarhib, “Orang yang melakukan Salat Dhuha niscaya akan Aku cukupkan”. Dengan begitu, sesuai pemaparan Bapak Drs. Mansyur, M.Pd.I., marilah mulai saat ini, kita meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

(Nanik Setyowati, M.Pd. - Guru Bahasa Indonesia)

Berita Terbaru